Barito siaga satu
Para pemilik 108 kios bunga dan ikan hias di kawasan Barito membuat sejumlah posko tak jauh dari lokasi berjualan. Mereka membagi tugas penjagaan dalam tiga shift. "Untuk menutup kemungkinan jika ada yang mencoba melakukan sabotase atau pembakaran," ujar salah seorang orator.
Dibantu aktivis LSM dan mahasiswa sejak jam 20:30 mereka menggelar mimbar bebas di Jalan Mahakam II, seberang Gereja Blok B. Tampak hadir istri almarhum Munir, Suciwati; sejumlah aktivis LSM; pedagang Tanah Abang dan Blok M; dan mahasiswa.
Ketua Kelompok Pedagang Barito Teddy Panji dalam orasinya mengingatkan Fauzi Bowo atas janji kampanye yang tidak akan melakukan penggusuran terhadap masyarakat miskin. Mereka akan mengirim pesan kepada para pimpinan partai pendukung Fauzi Bowo agar menghentikan penggusuran tersebut.
Sebagian besar di antara mereka mengenakan kaos putih bergambar wajah Fauzi Bowo bertuliskan."Gubernurku yang baik jangan gusur kami," sementara bendera kuning —tradisi yang dilakukan untuk menunjukkan tanda berkabung— dikibarkan di setiap kios.Merujuk dua surat peringatan yang disampaikan pemerintah pada 15 dan 7 Januari lalu, hari ini akan dikeluarkan Surat Perintah Bongkar kepada seluruh pedagang.
Di jam yang sama, 20:30, sekitar 300 meter dari sana, para petugas keamanan dan pasukan pengamanan presiden mendadak meningkatkan pengawasan ketat. Di Rumah Sakit Pertamina di mana dirawat presiden RI kedua, Soeharto, berkeliaran seseorang berjubah putih tetapi bukan dokter. [dari berbagai sumber]













0 comments:
Post a Comment