Ketegasan mulai ditegakkan
Di jalan menuju tol Kapuk Sedyatmo, Cengkareng, tepatnya di jalan Outer Ringroad, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, terdapat saluran air yang semula lebarnya sekitar lima meter dengan kedalaman dua meter.
Kini saluran tersebut memiliki lebar dan kedalaman hanya setengah meter. Di atas saluran itu bertahun-tahun berdiri 38 bangunan liar. Jelas mereka merupakan salah satu penyebab banjir di area sekitarnya yang dihuni lebih dari 11ribu jiwa.
"Saat banjir kemarin, ketinggian air mencapai 1,75 centimeter," ungkap Lurah Cengkareng Barat, Djoko Warsongko. "Bahkan RW 11 dan 12 tergenang selama satu minggu."
300 petugas Tramtib dan Linmas, Pekerjaan Umum Tata Air, TNI, dan Polri pun hari ini dikerahkan untuk membongkar bangunan tersebut. Sebelumnya kecamatan dan kelurahan setempat telah meminta pemilik bangunan untuk membongkar sendiri bangunannya, namun tidak diindahkan.
"Tidak ada toleransi terhadap bangunan liar, kami akan tertibkan," tegas Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Murdhani, saat memimpin pembongkaran. "Penertiban akan dilanjutkan dengan pengerukan saluran yang penuh sampah dan lumpur," tambahnya.













0 comments:
Post a Comment